Tuesday, March 5, 2013

Schools Debate:The Living Rainforest: ‘Who is responsible … are we ready to take responsibility for the future of our planet?’

So many things crammed in our minds after reading those wonderful books and watch beautifully documentary movies about nature.
Passion and love to protecting nature brought us to do little "greener" things in our daily lives.
More and more each day.
We need to make a CHANGE.
And we want to spread the words, through our actions and media, as wide as possible.

Get this information about International Schools Debate at The Living Rainforest from a teacher friend and thought this is the perfect opportunity to speak up.
The topic is really intriguing and challenging:
"Who is responsible ... are we ready to take responsibility for the future of our planet?"
So, we are compiling the YouTube videos for us to scrutinize and watch carefully, getting inspired and ready to write what's in our heads.

Read on:

What Happen in the Future starts NOW:




Sustainable Energy:




Food:




GMO:






more about Birke:






Reduce, Reuse, Recycle:



Energy:



Friday, February 1, 2013

Soap Making for Business?

Hello, Friends...

Yes, from science project turned out to be business plan. 
Isn't that exciting?

Dari proyek sains menuju jenjang bisnis..
Asyiknya!

Lots of consideration and reading involved in our homeschool project and finally,
after our first attempt to make homemade soap (can be read here), our eldest son, Clay, 12 got an idea to create his own online soap store.

Kami membaca dan banyak melakukan studi mandiri untuk proyek sabun rumahan kami.
Percobaan membuat sabun pertama kali kami membawa pemikiran baru buat anak sulung kami, Clay, 12 tahun.
Dia tertarik untuk belajar berbisnis dengan membuka toko sabun rumahan online


Really? Wow.

For such a great idea from a 12-year-old, I think we all should support him full-heartedly.
He said, everyone takes a bath everyday. 
Not to mention on hot days, which can lead to taking shower more than twice a day. *grin*
Soap, according to him is needed and used on daily basis, so people will keep buying, if he sells good products.
We searched and learn a lot from soap making communities, websites, youtube, reading soap making books and learn about the chemical reactions along the way.

Dengan munculnya ide tersebut, kami semua memberi dukungan penuh.
Pemikirannya, setiap orang harus mandi. Apalagi kalau cuaca panas, maka orang bisa mandi lebih dari dua kali. Kecuali yg malas mandi. Hihihi..
Sabun adalah kebutuhan yang selalu digunakan sehari-hari. Oleh karena itu, kalau dia bisa menjual sabun berkualitas baik, maka kemungkinan besar bisnisnya akan berjalan. 
Kami belajar dari berbagai sumber dari internet, forum pembuatan sabun, youtube, membaca buku tentang pembuatan sabun dan mempelajari lebih dalam tentang berbagai reaksi kimia.

Searching more about the making natural soap, limit our creation mostly using cooking ingredients, such as: palm oil, coconut oil, flaxseed oil, orange rind, lemon peel, carrot peel and such. 
The colors we used in this Peacock Soap project only red and black. 
Red derived from red food coloring and black from crushed activated carbon tablets.
We used the activated carbon to clean the skin from pollutants or other cosmetics which applied on skin.

Kami menggali lebih banyak informasi tentang pembuatan sabun alami dan sangat membatasi penggunaan bahan kimia. Bahan sabun rumahan kami sedapat mungkin adalah bahan yang terdapat di dapur kami, atau bisa dimakan. Kami bereksperimen dg berbagai macam minyak seperti: minyak sawit, minyak kelapa, minyak rami, kulit jeruk, kulit lemon dan juga kulit wortel.
Bahan pewarna yang kami pakai dalam sabun (motif) Merak ini hanya pewarna makanan merah dan NORIT (karbon aktif) yang dihancurkan untuk warna hitam.
Kami memakai karbon aktif untuk membersihkan polutan dan bahan kosmetik.
According to Medical Dictionary
Activated charcoal has often been used since ancient times to cure a variety of ailments including poisoning. Its healing effects have been well documented since as early as 1550 B.C. by the Egyptians. However, charcoal was almost forgotten until 15 years ago when it was rediscovered as a wonderful oral agent to treat most overdoses and toxins.

Here's the tutorial we learned from to make the soap.
Lots of valuable tutorial, tips and tricks can be found in Brambleberry.com

Berikut tutorial yang kami pakai sebagai acuan untuk membuat pola merak.
Banyak tutorial dan berbagai tips dapat diperoleh dari Brambleberry.com

So much fun in soap making process. 
Dad (a.k.a Principal and Hubby), who is a business man and enterpreneur, 
excitedly shared his knowledge about essential things we need to know in starting up our small business.
We learned new business word, like: SWOT - Strength, Weakness, Opportunities and Threats.
We learn to make business plan: analyzing target market, distribution, pricing strategy and promotions. 
We are discussing name of the brands and having so much giggling time hearing those silly names mentioned.

Begitu banyak hal menarik sepanjang proses pembuatan sabun.
Papa (alias Kepala Sekolah dan Sang Suami), pelaku bisnis profesional, dg penuh semangat membuat seminar pendek khusus untuk kami. *applause*
Seminar itu diadakan di rumah dengan papan presentasi dan kami duduk manis sebagai peserta seminar.
Banyak istilah bisnis yang kami pelajari dalam seminar mini tersebut, misalnya: SWOT - Strength (Kekuatan), Weakness (Kelemahan), Opportunities (Kesempatan) dan Threats (Ancaman).
Kami belajar membuat rencana bisnis: analisa pasar, distribusi, strategi  menetapkan harga dan promosi.
Dan yang paling seru saat kami berdiskusi utk nama toko online. 
Banyak usulan konyol dan lucu bermunculan dan itu membuat kami cekikikan tiada henti. :)

  As we learn together with our kids, 
we get to know each other better and ready to help one another to dig up our own potential.

Saat kami belajar bersama anak-anak, 
kami mengenali mereka lebih dalam dan 
belajar saling menolong menggali potensi diri kami masing-masing.

Happy Parenting and Learning! 

Eka

Saturday, October 6, 2012

Kegagalan itu Pelajaran Paling Berharga

Seringkali yang menjadi fokus belajar adalah HASIL AKHIR.

Padahal, setelah kami belajar di rumah selama 4 th terakhir, kami mendapati, salah satu pembelajaran paling efektif adalah dengan melakukan kesalahan.

Ini cerita tentang PROSES gagal sampai berhasil, yang dilakukan dengan keringetan, teriakan:"Maaaa!! Gosong!! Baukkk!!", bau asap di seluruh rumah dan semangat pantang menyerah. Hihihi.

--supaya cocok dengan tema pantang menyerah, kami nonton sambil memasak: Bethany Hamilton, "Soul Surfer". -- big thanks to Felicia Ester Puspito who recommends this great, great, great awesome movie. --review ttg film ini akan ditulis di post lain--

Kembali ke proses pembuatan kue kering dengan microwave, berawal dari rusaknya broiler yang biasa kami pakai untuk mengoven.
Jadilah kami mencoba-coba mencari resep di internet utk menggunakan microwave hadiah pindah rumah sbg alat memasak kue kering.
Lalu, setelah berselancar dan menemukan resep di sini:
http://prudentbaby.com/2012/04/entertaining-food/one-minuteone-cookie-how-to-make-a-single-microwave-chocolate-chip-cookie-in-a-minute/

Kami mulai bereksperimen.
Berikut foto2 dari hasil percobaan kami. Dr niat awal dibuat utk sarapan, saking penasaran dengan hasil yang tidak sesuai harapan, kami terus mencoba sampai siang. Setelah selesai belajar dg buku, kami turun lagi ke dapur dan memanggang lagi ^_^

Hasil dari perjalanan "gagal maning gagal maning" kami adalah:
- tiap microwave berbeda, perlu diperhatikan watt dan merk
- high, medium high, medium dan low memberi dampak sangat besar pada adonan yg dipanggang
- butter (mentega) dilelehkan dg suhu medium saja. dg tombol high, mentega akan mendidih dan muncrat ke mana2. butuh waktu utk membersihkan
- lemon dapat dipakai utk membersihkan microwave yang bau gosong ^_^
- adonan yg kebanyakan tepung akan keraaaaasss *awas gigi bisa rompal*
- adonan yg kebanyakan gula lebih cepat gosong
- metode mencoba dg sabar, tiap 1 menit dilihat, jk kurang masuk lagi ke microwave lbh aman drpd sekaligus 4 menit dan gosoooong! :D

Sains dan dapur tidak dapat dipisahkan. Apa yang kami pelajari di dapur, saat kami membaca buku sains, akan muncul pernyataan sbb:
"Ah, ini kan mirip sama yang kita alami kemarin ya?"
"Aku tau kenapa gula lebih cepat gosong. Ini, Mama baca deh,titik didih itu beda-beda."

Jadi, sekarang tiap kali akan bereksperimen, entah di dapur, di kamar mandi atau di ruang belajar, motto kami adalah:
"Make MISTAKES and LEARN from THEM. They are the BEST TEACHERS."

Don't you agree? ^_^

Tuesday, April 17, 2012

Belajar Gagal, tanpa Marah dan Stres

 Salah satu tempat belajar favorit kami adalah dapur. 
Tempat kami mencoba berbagai eksperimen sains dan berbagai macam resep baru.
Foto di atas adalah menu sarapan anak-anak pagi tadi, ditambah jus buah tanpa gula.
Proses belajar untuk berani gagal juga sering kami peroleh dari dapur. Bisa saat melakukan eksperimen sains atau mencoba resep.Seperti gambar di atas dan bawah berikut, inilah contoh saat-saat kami mengalami kegagalan.
Biasanya kami akan saling memberi semangat, utk terus berani mencoba lagi. Misalnya:
"Gapapa, Ma, kan baru sekali, makanya masih jelek."
"Gapapa, next time coba lagi. Pasti lebih baik."
atau kami hanya tertawa terbahak-bahak melihat hasil akhir jauuuuuh dari harapan.
PROSES belajar lebih penting daripada hasil akhir, menurut kami. Karena seperti itulah hidup.
Banyak yang lebih berharga daripada angka dan uang.

Berikut links kenapa kami memilih butter daripada margarine:
http://www.naturodoc.com/library/nutrition/margbutt.htm

Kenapa kami memilih telur ayam kampung liar daripada ayam petelur (boiler):
http://afghanaus.com/manfaat-telur-ayam/

Kenapa kami memlilih wholemeal bread daripada white bread:
http://www.eufic.org/page/en/page/FAQ/faqid/difference-wholemeal-bread-white-bread/
http://kidshealth.org/teen/expert/nutrition/whole_grain_bread.html
http://www.greenlivingtips.com/articles/48/1/White-bread-vs-brown-bread.html

Semoga bermanfaat.

Monday, April 16, 2012

Soap Making at Home

Setelah lama tidak bereksperimen, kami turun ke dapur dan membuat Sabun Jelly. 
Berikut link yang menginspirasi kami:
Ini hasilnya:


Teksturnya lembut dan kenyal, utk satu kali mandi, cukup dg 1 buah sabun jelly.
Kami hilangkan pewarna makanan, krn sabun yang cair yg ada di rumah sudah berwarna. :)
Selamat mencoba.

Berikut beberapa links yang kami pakai utk referensi membuat sabun rumahan.
Kami mencari resep yang tidak menggunakan soda api (caustic soda/lye).
Belajar dari buku sains, kulit adalah organ tubuh manusia yang paling lebar.
Untuk pasien yang terkena kanker, bahkan pasta gigi dan sabun juga perlu diperhatikan.
Pemikiran saya adalah, jika tidak baik utk penderita kanker, pasti juga tidak baik utk orang sehat.
Itulah sebabnya kami sedang dalam proses penelitian dan mencari resep utk membuat sabun buatan rumah,
yang aman dipakai.






natural soap recipe
http://www.eaudrey.com/milled2.htm
http://maryamchin.blogspot.com/2011/08/how-to-produce-cold-pressed-avocado-oil.html
http://www.soapmakingfun.com
http://www.soapyhollow.com/how-to-make/
http://www.soapqueen.com
http://www.soapcalc.net/
http://www.teachsoap.com/forum/
http://www.brambleberry.com/
http://candleandsoap.about.com/od/soapmakingbasics/Soap_Making_Instructions_Soap_Making_Recipes_Soap_Making_Projects.htm
http://www.orthogonalthought.com/blog/index.php/2008/05/homemade-natural-soap-basic-recipe/
http://www.thesage.com/calcs/lyecalc2.php
http://www.soapcalc.net/
http://teachsoap.com/
http://www.millersoap.com/
http://www.livestrong.com/article/130008-ingredients-castile-soap/
http://candleandsoap.about.com/od/soaprecipes/a/castrecipe.htm
http://www.ecolivingexperts.com/homemade-soap-recipes/
http://factery.net/oo/howto/How-to-Make-Liquid-Olive-Oil-Soap
http://www.ehow.com/how_12121282_make-organic-liquid-castile-soap-lye.html
http://www.ehow.com/how_6308205_make-soap-using-potassium-hydroxide.html
http://www.ehow.com/list_7546104_lye-alternatives-soap-products.html
http://www.ehow.com/how_6942346_make-pure-castile-soap.html
http://www.northcountrymercantile.com/soapmakinglibrary/cindys-gentle-thymes-soap/
http://www.soap-making-essentials.com/soap-making-questions.html
http://candleandsoap.about.com/od/soaprecipes/a/hardwhitesoap_2.htm
http://www.soap-making-essentials.com/homemade-soap-recipes.html
http://www.countryfarm-lifestyles.com/soap-recipes.html
http://www.millersoap.com/soapanimal.html
http://kampungtki.com/baca/29891
http://ourlifesimplified.com/house/hp-soap/soap-made-the-old-way/#axzz1sHW4qPxe

Wednesday, March 7, 2012

Basic First Aid for Kids/P3K untuk Anak-Anak

Kecelakaan tidak pernah diharapkan. 
Tapi jika terjadi kecelakaan, ketidaktahuan bisa memperburuk masalah.
Sebaiknya sejak dini anak-anak dibekali dengan pengetahuan  P3K (Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan)
Anak-anak bisa menolong dirinya, bahkan menolong orang lain.
Bahkan mungkin bisa menyelamatkan nyawa.
Silakan klik di sini untuk melihat presentasi: 
Beberapa links untuk belajar lebih lanjut tentang P3K:


Semoga bermanfaat.

Eka

Saturday, January 28, 2012

Gone Too Soon

These last few days, were the days I found not-easy to live in. I was still mourning and grieving. I lost a part of me. I lost my 8-week-growing baby inside me.
Some say, "Life must go on, Dear. Keep your head up. So many things to do. So many things await you."
I know. I know. But my minds and my heart seemed cannot function well together.
I just felt so weak. I wanted to do nothing but weeping. I felt so lost and brokenhearted. I need more than just advice. I need hug more. Or comforting words. I need love, support and care rather than advice. Or sometimes just a message saying hello. No lecture, please. I need a bandage to heal the cuts. Not knowledge to fill up my head. My heart ache, feels like cuts deep down inside. I'm not ready for this. 
I was ready to welcome our third baby.
My body knew it. It changed. It welcomed our baby. 
And I did too. We all did.
I have loved our baby, the first time I read the testpack.
I have loved our baby even I hadn't feel it moved nor kick.
I sang to our baby, talked to our baby when I laid, walked, sat and sew.
I was more than ready to set our baby's room and plan that him/her was going to join our homeschool days.

But, I was never ready to hear that there's no more heartbeat.
I was not ready at all. 
You just gone to soon, Little One. Gone too soon.

Friday, January 13, 2012

Belajar Bahasa Asing lewat YouTube

Bersyukur sekali anak-anak bisa belajar bahasa asing dari native speaker tanpa harus ke luar negeri.
Di YouTube ada banyak video keren! 
Berikut beberapa contohnya:
Belajar Bahasa Spanyol






Belajar Bahasa Perancis:
Belajar Bahasa Mandarin:

Berikut beberapa kumpulan links yang saya peroleh utk materi belajar online anak-anak
Semoga berguna. 

Thursday, November 24, 2011

In This House...

Wonderfully written. Real treasure to read and think about.
Please klik the link below to read the full articles. Or simply click here.

http://birthwithoutfearblog.com/2011/11/10/mothers-and-our-families-never-perfect-but-always-great/

Wednesday, November 23, 2011

Poetry Appreciation

by Eugene Field (1850-1895)

Wynken, Blynken, and Nod one night

   Sailed off in a wooden shoe---
Sailed on a river of crystal light,  
Into a sea of dew.
"Where are you going, and what do you wish?"  
 The old moon asked the three."
We have come to fish for the herring fish   
That live in this beautiful sea;   
Nets of silver and gold have we!"                    
 Said Wynken, 
Blynken, 
And Nod.


The old moon laughed and sang a song,

   As they rocked in the wooden shoe,
And the wind that sped them all night long   
Ruffled the waves of dew.
The little stars were the herring fish   
That lived in that beautiful sea---
"Now cast your nets wherever you wish---   
Never afeard are we";   
So cried the stars to the fishermen three:                     
Wynken, 
Blynken, 
And Nod.


All night long their nets they threw

   To the stars in the twinkling foam---
Then down from the skies came the wooden shoe,   
Bringing the fishermen home;
'T was all so pretty a sail it seemed   
As if it could not be,
And some folks thought 't was a dream they 'd dreamed   
Of sailing that beautiful sea---   
But I shall name you the fishermen three:
Wynken,
Blynken,
And Nod.

Wynken and Blynken are two little eyes,
   And Nod is a little head,
And the wooden shoe that sailed the skies   
Is a wee one's trundle-bed.
So shut your eyes while mother sings   
Of wonderful sights that be,
And you shall see the beautiful things   
As you rock in the misty sea, 
Where the old shoe rocked the fishermen three:
Wynken,
Blynken,
And Nod.

Made into a movie by Walt Disney, based on the above poem.
The song was narrated and sang in Spanish.

Source of  lesson:Primary Language Lessons: Homeschool Edition by Michelle Morrow

What we did:
- Reading the poem
- Listening to native speaker
-Watching video
- Enjoying the intepretation how a poem can turned into a movie and a book
- Realizing the power of imagination
- Discussing how a Dutch Lullaby can inspire many artists to do different things
- Enjoying the beautiful art pictures and song
- Appreciating the poet, artist and the movie maker by put the original links/sites

Wednesday, November 9, 2011

Es Lilin Buah Naga Merah

Target saya dalam minggu ini adalah memberikan asupan nutrisi ke tubuh kami dengan warna warni pelangi. :)
Semakin banyak warna, semakin lengkap vitamin dan mineral yang melengkapi kebutuhan gizi kami :)

Ternyata dengan banyak membaca, saya mengetahui bahwa cara pengolahan sangat mempengaruhi nutrisi di hasil akhir masakan. Kesimpulannya, semakin sedikit pengolahan, semakin banyak gizi yang tetap terjaga sempurna kondisinya. Oleh karena itu, raw food (makanan mentah) sangat direkomendasikan untuk regenerasi sel yang cepat dan terbaik. Target akhir dari semua proses masak memasak di dapur kami, kami akan lebih banyak makan masakan rumah dan masakan mentah dengan cara yang asyik dan menyenangkan.
Beberapa teman bertanya, bagaimana cara membujuk anak untuk mau makan buah dan sayur. Ini merupakan pertanyaan klasik, karena anak-anak kita lahir dengan kondisi begitu banyak jajanan dan makanan instan yang enak, tapi dari gizi sangat jauh dari memadai. 

Beberapa trik yang saya lakukan adalah membuat jajanan sendiri, dengan rajin mencari inspirasi, resep dan mencoba ini dan itu.
Pilihan saya kali ini jatuh pada buah naga merah yang saya pernah baca khasiatnya beraneka ragam.
Silakan dibaca di sini:
Khasiat Buah Naga
Khasiat Buah Naga Merah
Dragon Fruit (Red Flesh)
Health Benefits of Dragon Fruits
Bahan-bahan yang dibutuhkan:
1 biji buah naga merah, belah 4, buang kulit
10 biji gula batu (berdiameter kira-kira 2 cm)
2,5 sendok makan susu kental manis putih merk Carnation
10 biji es batu
0,5 kantong Nutrijell rasa plain
350 ml air
Cara pembuatan:
- Buat Nutrijell sesuai cara pembuatan yang tertera (tanpa menambahkan gula), sisihkan
 *saya membuatnya tanpa menunggu sampai mendidih sempurna, hanya sampai bubuk larut saja*
- Masukkan buah naga merah yang telah dipotong ke dalam blender
- Masukkan es batu hingga menutupi bagian atas buah naga (utk menahan larutan jelly hangat langsung bersentuhan dengan daging buah)
- Blender sampai halus
- Masukkan gula batu dan susu kental manis
- Blender lagi beberapa saat
- Tuang ke dalam cetakan es lilin
- Bekukan di dalam freezer semalaman
Selamat mencoba!